Monday, November 23, 2009

Ungkapan Hati seorang Jomblo

Kenapa ada cinta??
kenapa??
kenapa??

Sedangkan cinta itu belum tentu bisa di perjuangkan, belum tentu mendapat balasan yang diharapkan...

Cinta emang sulit dikendalikan, sulit untuk dipertahankan...
Ketika kamu mencintai seseorang kamu akan melakukan apa saja untuk mendapatkannya..
Bila perlu mempermalukan diri sendiri (konyol)...

Setelah mendapatkan cinta, kamu bakal sulit untuk mempertahankannya...
Ketika tidak ada pertahanan, maka cinta itu akan luntur...
Tidak ada lagi kata2 sayang dan romantis keluar dr bibir..

Namun, di sisi lain jika cinta itu terus bersemi, akan ada kebahagian yg sangat besar...
Penuh kasih dan sayang...
Semoga kita bisa menemukan kasih dan sayang itu..
Gud Luck guyz^^

Tuesday, October 6, 2009

Menambah Kecepatan RAM dg Flashdisk

RAM memory merupakan komponen yang sangat penting dalam PC atau laptop. RAM turut serta dalam meningkatkan performa computer itu sendiri. RAM yang memiliki kb rendah maka kecepatan akses pada komputer juga akan rendah dan sebaliknya kb RAM yang tinggi maka akan semakin tinggi juga kecepatan akses pada komputer. Jika Anda akan menambahkan kapasitas RAM tanpa menggunakan RAM anda bisa memakai flashdisk, dan ini disebut virtual memori.

Virtual Memori merupakan “memori tambahan" untuk mengantisipasi jika data yang ada pada memori / RAM utama sudah penuh.
Untuk ini, sesuatu yang harus dipenuhi adalah motherboard dan flashdisk harus sudah mendukung USB 2.0, jika masih menggunakan USB 1 maka hasil yang didapatkan tidak sesempurna dengan yang menggunakan USB 2.0, jika hasil yang diinginkan lebih maksimal lagi gunakan flashdisk yang sudah menggunakan fasilitas Ready Boost. Awalnya, Ready Boost merupakan fasilitas untuk Windows Vista, namun sebenarnya bisa juga melakukannya pada Windows XP (imitasi Ready Boost)

Cara melakukan virtual memori ini adalah sebagai berikut:
• Pasangkan flashdisk ke komputer
• Klik kanan pada My Computer lalu pilih Properties
• Klik tab Advanced, lalu klik tombol Settings pada kotak Performance
• Pada jendela yang muncul, klik tab Advanced lalu klik tombol Change pada kotak Virtual memory
• Pilih drive C, kemudian pilih No paging file. Jika sudah lanjutkan dengan mengklik tombol Set
• Pilih drive “flashdisk” anda (misalkan drive F), biasanya diberi nama Removable disk jika anda belum memberi nama pada flashdisk tersebut. Setelah itu pilih System managed size dan dilanjutkan dengan mengklik tombol Set
• Perhatikan pada kotak Total paging file size for All drives. Nilai Recommended nya jangan melebihi kapasitas flashdisk
• Jika memang lebih maka anda bisa memasukkan "nilai total” dari kapasitas flashdisk. Caranya klik pilihan Custom Size lalu pada Initial Size dan Maximum Size diisi dengan nilai total dari kapasitas flashdisk. Anda harus menyisakan 5 - 6 Mb. Ini merupakan persyaratan dari Windows XP itu sendiri. Jika sudah, klik tombol Set
• Klik OK lalu Restart computer

Meningkatkan Kinerja Windows saat Browsing

Apakah Anda pengguna Sistem Operasi Windows XP atau Windows Home Edition, kini saya berikan tips untuk mempercepat kinerja OS Anda agar anda merasa kecepatan yang lebih ketika Anda menggunakan Windows Anda untuk keperluan browsing.

Dalam windows terdapat yang namanya QoS yang bernama lengkap Quality of Servis ini disediakan dengan tujuan untuk memastikan jaringan Anda bekerja dengan baik. Tapi kenyataannya itu tidak begitu berguna tetapi yang pasti dapat memakan sampai 20% dari bandwidth Anda. Anda dapat mencoba dan melihat perbedaannya ketika QoS dimatikan.

Berikut ada cara untuk mematikan Qos Agar tidak memakan bandwidth Anda. Berikut penejelasannya :

Bagi yang menggunakan Windows XP Professional

1. Klik Start, kemudian Run.
2. Ketik “gpedit.msc” di dalam kotak isian, kemudian tekan enter.
3. Dalam Local Computer Policy, klik tanda plus pada Computer Configuration, kemudian klik lagi di Administrative Templates.
4. Klik tanda plus pada Network dan pilih QoS Packet Scheduler.
5. Pada bagian kanan kotak, double-click pada Limit Reservable Bandwidth.
6. Pada Settings, pilih Enabled.
7. Pada kotak Bandwidth Limit %, gantikan isinya jadi 0%. (Jangan biarkan kosong isinya)
8. Klik OK.

Bagi yang menggunakan Windows Home Edition

1. Klik Start dan kemudian pilih Settings.
2. Pilih Control Panel, dan buka Network Connections
3. Klik kanan pada Local Area Connection dan pilih Properties.
4.Pada tab General, hilang tanda centang pada QoS.

Repair Motherboard (Mainboard)

Motherboard atau Mainboard adalah board atau papan utama tempat komponen-komponen utama seperti microprocessor dan memory (RAM, ROM, BIOS) beserta chip kontroler lainnya. Pada motherboard juga terdapat SLOT Ekspansi yang merupakan tempat untuk memasang card-card tambahan yang berfungsi untuk meningkatkan fasilitas dan kemampuan yang dibutuhkan. Untuk microprossor terpasang pada soket yang sesuai dengan bentuk dan ukuran microprocessor tersebut, seperti soket 370, 470, soket LGA 775, soket A 462 (AMD), soket slot I (Pentium 2 dan 3). Pada motherboard, microprocessor berkomunikasi dengan komponen yang lain melalui suatu bus atau jalur data. Bus ini telah berkembang dari bus 66, 100, 133, 200, 266, 333, 400, 500, 800 MHz. Perkembangan ini untuk mengimbangi kerja microprocessor yang semakin cepat. Slot ekspansipun mengalami perkembangan. Tabel diagram motherboard biasanya telah disertakan pada saat anda membeli CPU/ Mainboard. Motherboard yang kita miliki biasanya tidak berjalan mulus seperti yang diinginkan, terkadang motherboard yang kita gunakan mengalami kerusakan. Saya mencoba memberikan langkah jika ada kemungkinan yang tidak diinginkan terjadi pada motherboard Anda, dan berikut cara mengatasinya.

1. Jika Motherboard Mati Total
• Periksa power supply
Sebelum itu pastikan kabel power di lepas dari power supply, lepaskan socket kabel Atx1 yang terpasang pada Mainboard. Pasangkan kembali kabel power, sambungkan kabel berwarna hijau dengan kabel berwarna hitam, periksa apakah kipas di power supply berputar? Jika berputar berarti power supply bagus. Lepas kembali kabel sambungan tadi dan pasang kembali kabel Atx1 ke motherboard.
• Periksa Jumper Clear CMOS, apakah di posisi Clear atau Free, biasanya kalau motherboard baru, posisi jumper CMOS ada pada posisi Clear.
• Periksa IC Chipset dalam keadaan tersambung dan di Switch On, apakah panasnya berlebih atau tidak, jika overheat berarti Chipset tersebut sudah rusak. Part IC CMOS sampai saat ini tidak dijual bebas.
• Periksa apakah switch on berfungsi atau tidak
Bongkar Motherboard tersebut dengan hati-hati, coba anda bersihkan pakai tiner, kalau bisa gunakan tiner botol jangan yang di kaleng. Setelah bersih sebaiknya cepat dikeringkan.
• Ganti IC regulator yang terletak disekitar soket Power Atx di motherboard.
Ganti Elko yang kapasitasnya 1000 s/d 3300 uf / 10 Volt yang terletak disekitar soket power Atx di motherboard. Hati-hati untuk bongkar pasang komponen pastikan kabel power jangan tersambung ke listrik.

2. Nyala Tapi Tidak Tampil

• Dengarkan apakah ada suara bip atau tidak. Jika ada, kerusakan biasanya ada di processor, memory dan VGA.
• Periksa Processor, periksa pendingin processor, jika overheat berarti kipas processor tidak bekerja dengan baik dan sebaiknya Anda ganti, tapi kalau dingin berarti processor tidak bekerja alias rusak.
• Periksa memory, bisanya jika memory rusak, maka akan terdengar suara bip sebanyak 3 kali. Dalam keadaan mati, cabut memory bersihkan pinnya menggunakan penghapus pensil sampai bersih, kemudian pasang kembali. Kalau masih rusak berarti ada salah satu IC nya yang rusak.
• Periksa VGA Card, cabut VGA Card, dalam keadaan mati / off coba anda tekan, ada kemungkinan kurang masuk atau coba anda bersihkan kaki / pin nya. Jika VGA card menggunakan kipas, bersihkan kipas tersebut.
• Jika PC Anda masih belum menyala juga, periksa monitor, jangan-jangan monitor yang rusak. Ada cara untuk memastikan yang rusak monitor atua CPU nya, test dengan menekan tuts Numlock pada keyboard, apakah lampu Numlock-nya nyala atau tidak. Jika lampu menyala berarti kerusakan ada pada CPU.
• Standarnya, jika memperbaiki komputer, bersihkan dari debu, seperti motherboard, memory, cdrom, floppy disk, dll, karena hal tersebut sangat berpengaruh apa lagi kalau komputernya dalam keadaan kotor / lama tidak dibersihkan. Namun, berhati-hatilah dalam pengerjaannya dan jangan terburu-buru.

3. Hang Dan Sering Mati / Merestart (Reset) Sendiri
• Periksa Power Supply, coba pakai power supply yang lain apakah masih me-restart sendiri atau hang. Kalau setelah diganti power supply ternyata normal/ bagus, berarti power supply ada masalah. Ganti saja karena kalaupun bisa diperbaiki saya sendiri kurang yakin apakah masih bisa berfungsi dengan baik, karena power supply merupakan komponen yang sangat vital. Apalagi untuk saat ini harga power supply sanggat murah, saya sarankan ganti saja.
• Periksa apakah ada virusnya, program anti virus harus selalu terpasang dan aktifkan auto protect nya. Saya biasa memakai Norton Anti virus. Anda harus sering meng-update antivirus anda karena bila ada virus varian baru, anti virus anda akan mendetect sekaligus menghilangkan virusnya.
Pada saat hang dan ada pesan blue screen seperti “eror vxd at address…”, biasanya ada masalah di memory. Bersihkan memory tersebut seperti langkah diatas.
• Coba anda install ulang Windows.
Kalau masih hang / me-restart sendiri coba anda periksa di motherboard, anda perhatikan perubahan fisik komponen terutama elko/kapasitor, yang bentuknya bulat hitam ada tulisan kapasitasnya antara 1000 uf/10Volt s/d 3300 uf/10 volt, biasanya terlihat, kalau yang rusak terlihat kembung / bengkak dan mengeluarkan cairan atau karat.
• CMOS Checksum Failure (Baterai Low)
Gejala kerusakan & Solusinya:
Muncul pesan CMOS failure (Kerusakan pada baterai CMOS, ganti baterai tersebut)
• Seting tanggal, time dan konfigurasi lain di BIOS berubah (Setelah baterai diganti, lakukan setting ulang pada BIOS).

Siapakah aq ini??

My photo
No word to descript my self.. Just meet me you will know^^hehe